Bali Travel

0 Events 0 Followers
Other


Temukan Tempat Liburan Terbaik di Bali, Indonesia

Bebatuan
Kampung Bebatuan yaitu rumah buat sejumlah penari kedok kedok terhebat di Bali. Tarian ini adalah sisi penting dari sejumlah besar acara keagamaan. Banyak anekdot serta banyolan asusila, serta mendeskripsikan bermacam kepribadian yang beda, seseorang penari yang bagus bisa sungguh-sungguh menyertakan pirsawan. Kampung ini di kenal juga dengan type lukisannya yang juga unik, yang berkembang di tahun 1930-an. Memanfaatkan tinta terpenting hitam atau hijau tua, pelukis Bebatuan isikan kanvas mereka dengan fragmen padat yang diambil dari kehidupan tiap hari - masyarakat kampung, upacara serta supranatural.

Situs www.ayobali.net merekomendasikan obyek wisata Bebatuan lainnya yaitu Pura Puseh. Kuil ini asal dari zaman kesebelas serta memiliki ukir-pahatan yang baik. Pementasan teratur gambuh diselenggarakan di tanggal 1 serta 15 tiap-tiap bulannya. Walaupun usaha udah dikerjakan buat hidupkan kembali wujud tarian ini (ada kurang dari selusin area yang tinggal di semuanya pulau), tarian ini tak tenar di golongan orang Bali sebab temponya yang pelan serta bahasanya yang kuno.

Ubud serta Seputarnya
Nama Ubud asal dari kata Bali ubad (penyembuhan), berhubungan dengan pembawaan pengobatan tanaman yang tumbuh dipinggir sungai Campuhan di ujung barat kota. Diberi berkah dengan posisi elok yang memberi inspirasi seni, kampung ini jadi rumah angkat seniman Barat seperti Walter Spies serta Rudolf Bonnet di 1920-an. Di tahun 1930-an, bersama seseorang bangsawan lokal yang memiliki nama Cokorde Besar Agung Sukawati, mereka dirikan perkumpulan seniman yang dikatakan Pitamaha. Gagasan ini mengilhami kemajuan, mengganti kampung yang sepi jadi pusat pekerjaan artistik.

Museum Seni Neka
Mewadahi satu diantara koleksi seni terhebat di pulau itu, museum ini dibuat di tahun 1976 oleh eks guru sekolah Suteja Neka, satu diantara penyuka seni terutama di Indonesia. Koleksinya diletakkan di sejumlah bangunan bermodel Bali yang berada di tengahnya taman. Nyaris 400 kreasi ditunjukkan secara rangkaian serta diabadikan dengan bagus dengan merek preskriptif ke bahasa Inggris (serta Jepang), berikan background yang baik sekali buat kemajuan seni tulis di Bali.

Staff multibahasa ramah serta berpengetahuan. Memperbanyak kondisi yaitu banyak patung tradisionil serta kekinian dari kayu serta logam yang tersebarkan di semuanya galeri serta halaman. Panorama dari cafe terbuka begitu luar biasa serta menghadap ke lembah sungai yang rimbun. Museum ini punya perpustakaan analisis yang luas, toko buku besar, serta toko cenderamata.

Follow Us: Pinterest - VK - Facebook

 
 
 
 
Your changes have been saved.